Wednesday, December 19, 2012

Kabar Gembira

Alhamdulillah, segala puji bagi Alloh Subhanahu Wa Ta'ala beberapa hari ini menerima berita gembira dari kawan-kawan disana. Lama tidak bersapa lewat email, tidak pula mengunjungi beranda rumah mayanya dan tiba-tiba ahhh senang sekali saya mendengarnya, semoga Alloh meluruskan niat hambanya, membimbing jalan hidupnya, menjadi keluarga yang Engkau sayang Aamiin :).

Kabar juga datang dari salah satu teman dekatku, setelah menyelesaikan studinya bulan mei lalu akhirnya cita-citanya untuk membuat daycare terkabul. aaa I'm glad to hear that semoga Alloh juga meluruskan niat mu. menjadikannya berkah Aamiin. 

Juga tentang salah satu teman dekatku yang akan pergi ke jerman dalam waktu dekat karena ada language course Alhamdulillah, semoga Alloh meridhoi dan berkah ilmunya, take care dear ^^

I missed them already <3

Tuesday, December 18, 2012

Behavior and Breast Milk

Inilah salah satu dari beberapa alasan mengapa ibu memberikan ASI secara penuh untuk buah hatinya. Tidak sengaja membaca sebuah tulisan yang berjudul " Perilaku anak berawal dari ASI" tulisan yang cukup membuat saya semakin termotivasi untuk memberikan ASI secara penuh untuk bayi saya. Dalam tulisan itu mengatakan bahwa  terdapat penelitian  tentang keterkaitan antara asupan air susu ibu dengan perilaku anak . Penelitian ini dilakukan oleh Dr Katherine Hobbs Knutson dari Psikiatri , Rumah Sakit Umum Massachusetts, Boston , Amerika Serikat. hasil penelitian itu menunjukkan  bahwa ASI secara signifikan mempengaruhi perangai anak dimasa depan.

Studi baru dikutip dari HealthDay News ini menyebutkan, seorang ibu yang mencukupi asupan ASI bayinya tidak pernah melaporkan adanya masalah perilaku dan mental anaknya selama lima tahun fase pertumbuhannya. Namun ditemukan anak yang hanya disusui oleh ibunya selama dua bulan berpotensi berperangai kurang baik jika dibandingkan dengan anak yang disusui selama satu tahun, maka dia menyimpulkan bahwa ini merupakan sebuah indikasi jika memberi ASI secara penuh dapat memiliki efek apada anak, studi ini melibatkan 100.000 partisipan dari usia 10 bulan-18 tahun. dalam penelitian ini peneliti melakukan metode wawancara dengan orang tua mengenai pemberian ASI dan perilaku mental anak.

Mengenang kembali materi psikologi perkembangan 4 tahap psikososial anak dari Erikson yang mangatakan bahwa pada usia 0-1 tahun adalah usia dimana anak belajar untuk mempercayai lingkungannya, termasuk orang-orang disekitarnya, di tahap inilah tercipta trust dan mistrust . Menurut dr. Soedjatmiko (spesialis anak) , selama proses menyusui akan terjadi interaksi penuh kasih sayang antara ibu dan buah hatinya. " Bayi merasa aman, nyaman, dan di lindungi sehingga terbentuk attachment basic trust sebagai landasan utama perkembangan emosi yang baik di kemudian hari.

Ditilik kembali dalam salah satu ayat Al-qur'an surat Al Ahqaf ayat 15 yang artinya :

"Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandung dengan susah paya, dan melahirkannya dengan susah paya (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabilah ia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo'a. "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridai, berilah kebaikan kepadaku dengan (memberikan kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri."

Saya melihat ada hubungan antara ayat diatas dengan penelitian dan teori yang dikaji oleh ilmuwan barat, dimana Alloh sudah memerintahkan kepada ummat manusia untuk senantiasa berbuat baik kepada orang tuanya karena pengorbanan orang tua (ibu) mulai dari melahirkan dan menyapihnya. Berbuat baik tentunya adalah memiliki perilaku yang baik sehingga ia dapat bedo'a kepada Alloh , bersyukur, berdoa agar dapat berbuat amal yang solih , meminta kebaikan dan memberikan kebaikan kepada keturunannya, dan menjadi hamba yang beserah diri.

Namun Islam begitu adil,  dalam surat Al Baqaroh dikatakan "menyusui 2 tahun jika sanggup" namun jika ibu merasa terbebani (dalam masalah kesehatan misalnya) maka tidaklah apa-apa jika memang harus menyapih dini.

Al Baqaroh :233 yang artinya:  

"Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan." (Al-Baqarah: 233).

(cttn: terdapat perbedaan antara 30 bulan dan 24 bulan karena masa kehamilan yang paling sedikit adalah enam bulan dan bahwa mungkin saja dalam tempo secepat itu terlahir seorang bayi 24+6 bulan=30 bulan).

Tulisan ini  bermaksud untuk lebih memotivasi kita (wanita /ibu) untuk bisa mengupayakan pemberian ASI yang cukup untuk anak-anak kita, sebagai seorang muslim menggunakan pedoman Al qur'an (2 tahun) namun jika berhalangan tidak mengapa, karena untuk membentuk perilaku yang baik tidak hanya diukur dari salah satu sisi (ASI). Semoga Alloh senantiasa menuntun  setiap perasaan, pikiran dan perbuatan kita Aamiin .

Allohu'alam  ^^

Artikel terkait :
http://nutriclub.co.id/new_mum/breastmilk_breastfeeding/benefits/article/Breastmilk_miracles
http://mamacerdas.com/perilaku-anak-berawal-dari-asi/


Wednesday, August 29, 2012

Morning Muse



Hujan membasahi bumi korea, setelah 3 hari yang lalu disapa angin topan bolaven yang berasal dari pulau okinawa jepang, lumayan kuat sempat meluluh lantahkan jemuran ku  :), tapi sekarang sudah agak terbiasa dengan sapaan alam seperti ini, dulu ketika kuliah di jogja juga sempat dihadapkan dengan bencana alam gempa bumi, erupsi merapi, angin puting beliung. Ah mengingat-ingat itu jadi rindu jogja, teman-teman disana apa kabar? ^^

Pagi ini masih hujan membuatku ingin bermalas-malasan tapi sudah waktunya solat subuh, aku ambil air wudhu agar membuatku semakin sadar, setelah itu kutunaikan kewajibanku. Hmmm tengak-tengok  dapur  melihat piring kotor rasanya tidak tega alangkah senangnya mereka jika aku mau membasuhnya, kemudian menjemur pakaian. tiba-tiba saja Hamzah bangun waktunya sarapan pagi untuk yang kedua kalinya. Tiba-tiba erlintas dengan postingan dosen ku beberapa hari yang lalu yang mengatakan " apakah perlu saya ingatkan agar kita "Jangan bangga jadi ibu rumah tangga kalau tak pernah berfungsi sbg sekolah utama bagi anak-anak dan penyejuk hati orang2 yg menyayangi anda di rumah"..? Rasanya tidak perlu, krn anda pasti sudah tau kan..." hmmm sudah tau belum ya? iya tapi untuk sekedar tau itu mudah,  bapak Muhammad Fauzil Adhim menyegarkan ingatan ku bahwa Benjamin S. Bloom membagi secara berjenjang kemampuan kognitif dalam sebuah taksonomi yang dikenal dengan Taksonomi Bloom. Ada enam jenjang, yakni pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis dan jenjang tertinggi adalah penilaian. Hmm jika hanya sekedar tahu maka aku berada ditingkatan yang paling rendah hiks :((.

Rasanya sudah sering kali diingatkan dengan hal tersebut entah postingan itu yang keberapa kalinya, sekedar tahu tanpa memahami apalagi menerapkan , terlebih melakukan analisis dan kemudian penilaian maka yang tertinggal hanyalah harapan, kemudian harapan itu tidak terwujud timbul masalah baru yaitu penyesalan , yang sering kita ekspresikan dengan kata " seandainya" padahal Rosulullah sudah mengingatkan kita Bersungguh-sungguhlah pada hal yang bermanfaat bagimu, dan mintalah pertolongan kepada Allah serta jangan merasa lemah. Bila kamu ditimpa sesuatu, janganlah kamu mengatakan “Seandainya (tempo hari) aku melakukan ini, niscaya begini dan begini.” Katakanlah, “Allah telah menakdirkan dan apa yang Allah kehendaki, maka itu terjadi.” Sesungguhnya kata seandainya akan membuka pintu perbuatan setan.” (HR. Muslim).

Kata bapak Hamzah tentu Islam tidak mungkin menyuruh wanita mendedikasikan diri untuk rumahtangganya jika tanpa misi besar, iya besar sekali. Manusia tidak hanya membutuhkan pendidikan jasmani melainkan rohani, bahkan masih terekam diingatan tentang teori hierarchy of needs Abraham Maslow, tingkatan kebutuhan manusia yang paling tinggi adalah transendensi. Terkadang sebagai orang tua kita justru disibukkan dengan mempercantik/mempertampan penampilan fisik anak-anak kita, dan mengabaikan hal yang lebih penting. Tanggung jawab orang tua, terutama ibu dalam mencetak generasi tangguh, berakhlaq baik untuk masa depan. Rumah memang sekolah pertama bagi anak-anak. Benar-benar nasihat besar untuk diri saya sendiri dan juga untuk para ibu, kalau begitu yuk lah tingkatkan kualitas kinerja  kita ^^

Tuesday, August 28, 2012

Hamzah coming :)

Tiga bulan sembilan hari yang lalu, Hamzah memulai kehidupannya. Bayi dengan berat lahir 3,2 kg dan panjang 50 cm itu lahir dengan proses persalinan normal. Alhamdulillah semua bisa terlewati dengan baik, awalnya aku sedikit kuatir selain ini adalah kali pertama melahirkan juga karena kondisi kami yang jauh dari orang tua, tawakal saja semoga Alloh memberi kemudahan dalam menjalani proses ini.
Sabtu pagi , bangun tidur tiba-tiba ada darah disertai mulas yang tidak seberapa, tapi sepertinya ini sudah pertanda kemudian kami putuskan untuk ke rumah sakit, sampai dirumah sakit dokter bilang masi pembukaan 2, kami disarankan untuk kembali kerumah dengan catatan jika kontraksi semakin kuat segera kembali kerumah sakit. Sampai dirumah istirahat sebentar , sore harinya kami jalan-jalan menyusuri sungai di dekat rumah, yah memang ketika kontarksi sudah mulai terasa dan tanda-tanda melahirkan sudah nampak sebaiknya digunakan untuk jalan-jalan tujuannya agar mempermudah bayi untuk semakin turun menuju jalan lahirnya, menjelang magrib kami kembali ke rumah dan kontraksi semakin terasa , suamiku menyarankan istirahat. Disepertiga malam aku terbangun, bolak-balik kamar kecil rasanya sudah tidak bisa ditoleransi, sakit sekali, dan pagi itu kami langsung bergegas ke rumah sakit ditemani sister aisya, dia adalah korean muslim, mualaf beberapa bulan yang lalu baru masuk islam. Dia juga biasa membantu teman-teman dari bulan bintang yang akan melahirkan.
Hamzah lahir pada hari minggu kebetulan dokter jaganya laki-laki, kemudian sister aisya meminta agar bisa mengusahakan dokter perempuan yang menangani kelahiranku,dirumah sakit itu hanya ada 1 dokter perempuan, dia juga dokter yang biasa memeriksa kandunganku. keberadaan sister aisya benar-benar membantu, bagi orang asing yang minim berbahasa korea disarankan untuk membawa teman korea atau yang mahir dalam berbahasa korea, karena suster di rumah sakit tidak semua bisa berbahasa inggris. Awalnya agak sulit meminta dokter perempuan alasannya karena ketika hari libur dokternya tidak ingin diganggu, tapi sister aisya mencoba menjelaskan dan meminta suster untuk menghubungi dokter tersebut. Alhamdulillah dokternya bersedia tetapi dia tidak mau menunggu lama-lama dirumah sakit, dia bilang dia akan datang ketika aku benar-benar sudah akan melahirkan.
Huaa semoga saja masih kuat, rasanya tenaga ini sudah mau habis kesalahan ku sebelum melahirkan ak cuma sedikit sekali makan, suster hanya mengizinkan aku makan coklat dan air putih secukupnya setelah obat pencahar diberikan. Lemas sekali rasanya, padahal masih pembukaan lima. suster menyarankan aku  bangun dari tempat tidur untuk jalan mengelilingi ruangan yang sudah disediakan oleh rumah sakit, di dalam ruangan itu juga tersedia beberapa peralatan untuk mempercepat terjadinya pembukaan, kurang lebih 30 menit melakukan exercise. Jam 2 siang suster kembali memeriksa , katanya sudah pembukaan 8 dokter siap dipanggil, rasanya energi ini sudah mau habis , sempat berfikir apa lebih baik dioperasi saja, hiks :(. Lama sekali rasanya menunggu perasaan sudah tidak karuan, menahan sakit, cemas kenapa dokter belum tiba juga. setelah beberapa menit dokter akhirnya datang, ah masi sempat-sempatnya "anyonghaseyo" tolong dok cepat saja aku sudah tidak kuat. Ditemani suamiku , sister aisya juga 3 suster dan 1 dokter, dalam tiga kali push, tiba-tiba sesuatu yang hangat di atas perutku Alhamdulillah Hamzah lahir, kali ini benar-benar merasa lega  , perasaan haru , bahagia, bapak Hamzah juga sempat menitikkan airmata hiks:((.
Hamzah first bathing
Ahh dan tidak terasa sekarang aku sudah berusia 3 bulan 9 hari wajahku sudah sangat berbeda dari foto diatas 

Trimakasi ya Alloh Engkau telah memberikan aku rizki kesehatan hingga saat ini. Bimbinglah orang tua ku agar bisa mendidikku menjadi manusia yang senantiasa berbakti kepada Mu, kepada RosulMu. 



Thursday, March 29, 2012

Senja di Korea


Setelah melahap 2 mangkuk nasi, buah jeruk, air putih tak terhitung berapa gelas, berharap semua menjadi berkah, untuk Hamzah. Bayi ini menggemaskan menggeliat-liat terlebih ketika ibuknya sedang makan, semakin kuat gerakannya " selamat makan sayang, semoga senantiasa sehat " (Iya, jangan lupa selalu baca basmalah ya ibuk). Dirimu membawa kebahagian yang teramat untukku nak.

Hari mulai gelap, ternyata mendung, kemudian hujan , tidak biasanya disertai suara petir. Sepi, tapi Alhamdulillah suhu hangat membuat sedikit nyaman, suasana seperti ini membuatku  rindu akan kampung halamanku, tiba-tiba teringat suami ku, rindu mas meski sadar jarak kita hanya beberapa kilo meter, ntah kenapa tiba-tiba mellow, memandangi foto kecilmu yg tertawa sangat terlihat bahagia dan polos, membayangkan Hamzah, yah krn dokter bilang bayi kita mirip wajahmu. Belakangan ini aku tidak melihat senyuman lepas mu, mungkin karena sedang banyak yg dipikirkan. Aku rindu , rindu senyuman khas pria jawamu.

Sayang, aku sadar sebagai istri aku masih jauh dari kesempurnaan, karena tidak ada yg sempurna namun stidaknya ajarkan aku untuk menjadi lebih baik, aku masih harus banyak belajar, apalagi untuk menjadi seorang ibu, jangan pernah bosan membimbingku.

Sekarang mas mestilah sedang sibuk mempersiapakan segala sesuatunya untuk lab seminar malam ini, semoga Alloh beri kemudahan, jangan sedih, jangan ragu, jangan takut kan ada Alloh, masak kalah sama yang gak punya Alloh  hihihi :) 

Thursday, March 22, 2012

Happy Friday

Happy Friday, pagi ini suhunya hangat 6 derajat celcius, jalan-jalan pagi ke Chungnam National University, tidak jauh hanya sekitar beberapa ratus meter dari tempat tinggal kami, sembari membayangkan dipinggiran jalan ada yang dagang nasi kuning, nasi pecel dan gorengan :(

Happy Friday, hujan turun berkah dari Alloh Subhanahu Wata'ala, menjemput musim semi, setelah musim gugur , kemudian musim dingin, pohon itu daunnya berguguran, meski raganya tetap kokoh, tapi aku yakin ia merindukan daun dan bunganya.

Happy Friday, paketan perlengkapan Hamzah datang dari Indonesia, Alhamdulillah trimakasih mbah uti, mbah kung dan budhe - budhe Hamzah ^^

Happy Friday, bisa masak satay daging, asupan untuk buah hati ibuk, yang beberapa bulan mogok minum obat penambah darah karena gak tahan dengan efek mual bercampur padu dengan pusing, bikin malas ngapa-ngapain, boleh deh diganti dengan  daging sebagai sumber protein hewani, sumber vitamin B12, B6, dan niacin. Selain itu, daging juga mengandung colin yang baik untuk membantu perkembangan otak dan fungsi kognitif janin. 

Happy Friday, Jum'at Berkah^^



Wednesday, March 14, 2012

4 Perkara

Nabi SAW bersabda, ada 4 perkara yang dipandang baik, tetapi 4 lagi dipandang lebih baik :

1. Sifat malu dari lelaki adalah baik, tetapi dari perempuan adalah lebih baik,
2. keadilan dari setiap orang adalah baik, tetapi dari pemimpin adalah lebih baik,
3. taubat dari orang tua adalah baik, tetapi dari orang muda adalah lebih baik,
4. kedermawanan dari orang kaya adalah baik, tetapi dari orang fakir adalah lebih baik.

Monday, March 12, 2012

Dari bapak Hamzah^^

 Assalamu'alaikum

Sayang, sebelumnya mohon maaf kalau tidak ada hadiah yang di berikan, kue yang dipotong bareng, apalagi lilin yang ditiup.
Sebagai gantinya ada sebuah tulisan menarik milik teman..yang telah diberikan sedikit sentuhan. Semoga tulisan ini bisa menggantikan kue ulang tahunnya :)

Cara menghitung umur dengan + , - , x , :

Berikut adalah eksplanasi tata cara penghitungannya :


(+) Cara Penjumlahan

Kalau hari ini kita berumur 17 tahun, maka tahun depan umur kita akan bertambah 1 tahun menjadi 18 tahun. Cara yang sangat mudah bukan? :))

Ini adalah cara menghitung umur yang paling sederhana, paling cocok buat anak kecil. Kalau kita masih menghitung umur dengan cara ini, berarti kita masih anak-anak. ;))


(-) Cara Pengurangan

Setelah semakin sering kita berulang tahun, akhirnya kita sadar bahwa setiap kali kita ulang tahun, sebenarnya umur kita bukannya bertambah, tapi justru berkurang! :o

Setiap kali ulang tahun maka sisa umur kita semakin sedikit, kita semakin dekat pada akhir hayat.

Orang yang sudah menyadari bahwa sisa hidupnya makin hari makin sedikit adalah orang yg sudah dewasa.


(x) Cara PerKalian

Setelah sadar bahwa umur kita terus berkurang, maka kita harus tahu cara yang ketiga untuk menghitung umur yaitu tentang bagaimana caranya melipatgandakan waktu yg kita miliki.

Misalnya saat kena macet dijalan, kita membaca buku. Di rumah kita nganggur kita beraktifitas bukan tidur2an :)

Anyway, ini adalah contoh bagaimana kita melipatgandakan waktu. Prinsipnya adalah : dalam waktu yg sama, kita memperoleh lebih banyak.

Contoh lain adalah : McDonald yang membuka cabang diseluruh dunia. Saat pemiliknya sedang tidur pun, masih ada cabangnya dibagian belahan dunia lain yg sedang menghasilkan uang. Coba kalau McDonald hanya punya satu cabang, berapa waktu yg dibutuhkan untuk mengumpulkan uang sebanyak yg dimilikinya sekarang? Mungkin butuh ribuan tahun... Hmmm ~ :-?

Yapz! cara ketiga ini adalah cara yg dipakai oleh orang-orang yg 'paling pandai' diseluruh dunia.

Mereka memikirkan bagaimana agar dalam hidup yang singkat bisa melakukan produktifitas yg lebih besar, bisa memperoleh sebanyak mungkin. Kalau kita berhasil memahami cara menghitung waktu yang ketiga ini maka kita adalah orang pandai!

Tapi kita belum bisa dikatakan sebagai orang yang bijaksana bila belum mengerti cara menghitung umur yang keempat.


(:) Cara PemBagian

Setelah berhasil melipatgandakan waktu yg kita miliki dan mendapat begitu banyak hal dalam hidup kita, maka yg harus kita lakukan kemudian adalah : Membagikannya. Kalau kita mendapat banyak ilmu, sebarkan semua sebelum kita mati, kalau kita mendapat banyak harta, bagikan semua sebelum ajal menjemput. Dan diantara amalan yang tak pernah terputus pahalanya adalah : ilmu yang bermanfaat dan amal jariyah. :]

Seorang filsuf berkata,


"orang yang mati dalam keadaan kaya adalah orang yang paling bodoh"


Maksudnya gini, kalo udah kaya terus uangnya itu buat apa? kan tidak akan membawa manfaat apa pun bila kita sudah mati? hmmm ~ :-?

Memang sudah menjadi tugas kita untuk membagikan semua berkat yang pernah kita peroleh kepada orang lain. Dengan memahami cara menghitung umur atau waktu yang keempat maka hidup kita menjadi bermakna. Maka kita tak akan menyesal kapan pun kita harus mati. :]


وَالْعَصْرِ

Demi masa

إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ

Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran


Okk. Mari kita coba runut kembali.
Jadi ada 4 buah cara menghitung umur:

1. Cara Penjumlahan (caranya anak Kecil)
2. Cara Pengurangan (cara orang Dewasa)
3. Cara Perkalian (cara orang Pandai)
4. Cara Pembagian (cara orang Bijaksana)

tinggal pilih mana yang paling disuka! ;)
kalau mas,,, mas ingin sekali menjadi bijaksana agar hidup ini jadi bermakna.
mudah²an bisa. ان شا الله.
dan semoga  tia juga demikian

. بسم الله.

aamiin :-D

Semoga diumur yang tersisa kita mampu menutupi kekurangan dari umur2 yg telah kita lewati. 

Bapak, setiap hari kau sudah memberikan hadiah untuk ibu, usahamu mengayuh sepeda menuju tempat dimana kamu menuntut ilmu, sekaligus menafkahi kami (Ibu dan Hamzah), terutama di saat musim dingin seperti ini, suhu dingin membuat bibirmu kering, mengelupas, (ah, pasti tidak nyaman), menyempatkan waktu untuk menemaniku ditengah-tengah kesibukanmu, menjagaku, memperhatikanku, tersenyum padaku, melahap masakanku yang belum tentu pas di lidahmu, memberikan motivasi kepadaku, sabar menghadapiku yang terkadang terlewat manja, menghadapi keteledoranku, sabar menghadapiku yang terkadang masih bermuka masam dihadapanmu. Jangan lupa do'akan aku agar menjadi lebih baik, di sisa umurku semoga Alloh menjadikannya berkah.


Sunday, March 11, 2012

Kewajiban Menghormati Ibuk dan Bapak

Surat Al-Ahqaf , Beautiful Recitation by Mohammed Taha Al- Junaid, aku suka sekali dengan suaranya^^http://www.youtube.com/watch?v=AVaRrXjA9HE.

Kutipan ayat 15 dan 16:

Artinya: 15. Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya kemudian menyapihnya adalah 30 bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun, ia berdoa , " Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh, yang engkau ridhai ; berilah kebaikan dengan (memberikan kebaikan ) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku aku termasuk orang-orang yang berserah diri".

16. Mereka itulah orang-orang yang Kami terima dari mereka amal yang baik yang telah mereka kerjakan dan Kami ampuni kesalahan-kesalahan mereka bersama penghuni-penghuni syurga sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka.

Ya Alloh, jadikanlah aku orang yang bersyukur atas nikmat yang telah engkau curahkan kepadaku tentang agama maupun duniaku, yakni keluasan penghidupan, kesehatan tubuh, keamanan dan kenyamanan, agar aku dapat selalu beribadah kepada-Mu,disamping meninggalkan larangan-larangan-Mu, dan mensyukuri nikmat yang telah engkau anugerahkan kepadaku,kedua ibu bapakku, berupa belas kasih kepadaku ketika mereka mengasuhku dimasa kecil.

Dan jadikanlah amalanku sesuai dengan ridho-Mu agar aku memperoleh pahala dari-Mu, dan jadikanlah kesalehan berlaku pada anak cucuku dan menempat pada jiwa mereka, bahkan masuk kedalam hati mereka.

Ya Alloh sungguh ampunilah dosa-dosa ku,dosaku terhadap kedua  orangtuaku, ampunilah dosa mereka dan curahkanlah kasih sayangMu untuk mereka, ya Alloh bantulah aku untuk belajar menjadi Ibu yang baik untuk anak-anakku, jauhkanlah ia dari apa-apa yang tidak baik dari orang tuanya, bantulah aku untuk menjadi Ibu yang mampu mendidik anak-anakku untuk senantiasa bertaqwa kepadaMu.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ يَتَّقِ اللهَ يَجْعَـلْ لَهُ مِنْ كُلِّ ضِيْقٍ مَخْرَجًا وَ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجاً وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبْ


"Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Allah membuatkan baginya jalan keluar dari segala kesulitan, kelapangan, dari segala kesedihan, dan Allah akan menganugerahkan rezeki kepadanya dari arah yang tidak ia duga".

Hamzah semoga Alloh begitu mencintaimu, dan engkau begitu mencintaiNya ^^


Our quality time

Weekend kali ini aku dan suamiku menghabiskan waktu fajar hingga petang bersama, karena suhu di luar cukup dingin plus angin yang lumayan kencang akhirnya kita memutuskan untuk dirumah sahaja. Beberapa hari ini nafsu makan menurun, suamiku cukup resah dan gelisah, akhirnya beliau menawarkan diri untuk memasak satay ayam, bakarnya tentu aja gak mungkin pakai arang, lagi-lagi memanfaatkan happycall double pan waahh kudu dapat royalti nih aku dari kemaren iklan mulu, qiqiqi :)).Okey kita bagi-bagi tugas, suami bagian potong-potong daging ayamnya, nusukin plus manggangnya, dan aku kebagian bikin bumbu kacangnya. 

Hmm mulailah ublek-ublek dapur dan mengambil posisi masing-masing, Aaaaaaaaa benar-benar menyenangkan rasanya tidak ada lagi yang ku inginkan di dunia ini (nge gombal depan suami, trus kata suami, " bener yah gak ada yang diinginkan lagi" haha gak ding masih banyak). Dan bagaimanakah hasilnya ????


Lalu bagaimanakah rasanya? cukup bikin aku nambah 2 piring, haha :)). Alhamdulillah suamiku juga lahap makannya, lagi-lagi dapat pujian " ini bumbunya enak banget" kyaaa berbunga-bunga, terbang nyangkut di atap :)).

Iseng buat kucing-kucingan ^^



Thursday, March 8, 2012

Potato Donuts

Inget banget dulu waktu masih lucu (weakh...), mamak  sering buatkan aku donat kentang, rasanya hmm gak kalah ama dunkin donuts, donatnya Paris Baguette, bahkan donat Jco sekalipun, cemilan sehat tanpa bahan pengawet aihhh bikin tambah rindu emak. Yah dulu sebelum mamak berwirausaha memang sepenuhnya mendedikasikan jiwa dan raganya untuk keluarga. Mulai dari rajin bikin cemilan, merangkai melati untuk pita rambutku, membordir jilbab, dan yang jelas masakannya itu loh yang super enak dan hampir tidak pernah mengecewakan, gak kayak aku bikin telor dadar aja keasinan hiks :((. Dulu mamak sering banget nontonin acara-acara masak kalau gak salah jamannya si bu Siska yang ditayangin di stasiun Tv Indosiar, sambil bawa buku plus pinsil hihihi.

And now it's my turn, kalau dulu mamak belajar lewat bu Siska dan pakainya media telepisi, aku sekarang belajarnya ke mbak google, resep donat kentang ini simple, bahannya mudah di dapat , alatnya juga available di rumah. Ini donat bahannya gak ditakar pakai teori kira-kira aja hohoho, yang penting tar adonannya jadi kalis aja. 

Bahannya: Kentang, gula, garam, mentega, tepung terigu (Aku pakainya tepung yang khusus buat roti), instant yeast, kuning telur, dan susu cair (soalnya gak ada susu bubuk so udah gak aku tambahin air lagi diadonannya).

Caranya: Kentang dikukus, kemudian hancurkan (dilumatkan), masukkan telur, garam, gula, margarine, dan instant yeast lalu uleni adonan. Tambahkan tepung sedikit demi sedikit uleni sampai kalis (Tidak lengket ditangan). Setelah itu bagi adonan berbentuk bulatan-bulatan kemudian diamkan hingga adonan mengembang (around 1 hour or more), setelah itu panaskan minyak, bentuk adonan menjadi donat (bulat dan berlubang ditengahnya) setelah itu goreng , gunakan api kecil agar matangnya merata,tunggu  hingga berubah warna (kecoklatan) kemudian angkat dan tiriskan. Biarkan dingin dan beri rasa sesuai selera ^^. I made 3 flavors ceres chocolate, refined sugar cheese, and refined sugar.

Refined sugar cheese with strawberry
Ceres chocolate
 Refined sugar with piece of strawberry (My husband's Favorite)

Monday, March 5, 2012

Welcome Spring, Welcome My Hamzah (InsyaaAlloh)^^

Hmm ngomong-ngomong soal musim semi, aku juga belum merasakannya, katanya sih "spring is paradise season" yah semoga saja setidaknya winter telah usai dan pengeluaran ku setiap bulan bisa normal kembali, (hoofftt $_$ duitt lagi masalahnya hehe )eh, tapi bener aku sangat bersyukur bisa melewati musim dingin ini, Alhamdulillah tubuh juga tidak banyak protes, dan salah satu kabar gembira lagi musim semi tiba artinya buah strawberry harganya murah meriah (lah duit lagi $_$ kakaka) kata suamiku biasanya kalau musim semi ada strawberry party di kampusnya. Aku lagi doyan-doyannya makan buah ini selain bagus buat ku tentu saja bagus untuk bayiku :), hmm harganya masih agak tinggi sih 4500 krw dapat satu kotak yah lumayan untuk 3 atau 4 hari cukup, so yesterday I was prepared a simple breakfast , jelly mix fresh milk, cooking syrup and pieces of strawberry 
Wiii kok jadi makanan lagi ^^ hihihi, tetapi aku bahagia bukan hanya karena stroberi murah, bukan juga persoalan tagihan bulanan yang kembali normal, suhu yang semakin membaik, dan panorama yang indah karena sepanjang jalan akan melihat bunga-bunga bermekaran, tetapi yang membuat ku lebih bahagia, musim semi tiba yang artinya buah hatiku akan lahir kedunia , InsyaaAlloh dokter memperkirakan sikecil lahir pada pertengahan bulan Mei, wow amazingreat,  Alhamdulillah ya Robb, semoga aku tidak hanya bisa berkata "Alhamdulillah" tetapi rasa syukur ini dapat diwujudkan dengan perubahan yang lebih baik pada diriku,  betapa aku merasa Engkau begitu mencintaiku, namun aku yang masih harus banyak belajar untuk bisa menyempurnakan cintaku padaMu, yah tentu saja cinta yang abadi, tak terganti oleh apapun dan siapapun juga, itu juga merupakan nasihat suamiku, beliau bilang" manusia akan merugi jika mencintai siapapun dan apapun melebihi cintanya pada Alloh Subhanahu Wa Ta'ala"Mengutip dari EraMuslim (Siroh tematik) "Meskipun kita saling mencintai, namun kita masih membutuhkan cinta Ilahi. Meskipun kasih sayang diantara kita begitu besar, tapi kita masih tetap membutuhkan kasih dan sayang-Nya. Karena sesungguhnya, cinta kita dan kasih sayang diantara kita bersumber dari mata air cinta-Nya. Sehingga, jika kita tidak terus menjaga sumber mata air cinta-Nya, maka selamanya cinta kita hanya bermakna kebersamaan saja. Tidak lebih. Menjadi suami atau istri adalah peran kedua kita. Sedangkan ‘ubudiyah (menghambakan diri pada Allah) adalah peran utama kita dalam hidup ini. Mari kita mainkan peran ini bersama-sama. Dalam ridha-Nya kita bertemu. Dan dengan keta’atan kepada-Nya kita isi “diary” cinta kita. Aamiin semoga kita bisa bersama-sama mewujudkannya, mencintai karenaNya ^^ 

Kue Sarang Semut

Kyaaaaaa, Alhamdulillah akhirnya kesampaian buat kue sarang semut , salah satu kue paporit, inget banget waktu main kerumah Wado dia adalah salah satu teman dekat ku, mamanya pandai sekali membuat kue, salah satunya kue sarang semut/karamel ini. Beliau bikinnya enakkk banget, teksturnya pas, rasanya juga pas, nyam ..nyam =P~.

Dengan bahan apa adanya minus susu kental manis, aku cuma punya susu cair akhirnya susunya ku rebus dan dicampur gula kira-kira 20 gr, margarine juga stocknya lg mepet akhirnya aku mix pake minyak sayur hihihi, berhubung oven dirumah tdk cukup capable buat manggang si sarang semut, jadi aja di panggangnya pakai Happy Call double pan (Wew promosiii) hehe, yah itu spesial pemberian suami kata beliau" Ini untuk mengisi waktu tya, biar tambah kreatif, daripada mas belikan TV yang kurang manfaat, mendingan dibelikan beginian " hihihi bener juga, you are the best teacher ever dear :*. Alhamdulillah, tapi bener deh gak rugi beli Happy Call memasak apapun jadi lebih mudah, resepnya aku ngintip disini http://widya-sandy.blogspot.com/2010/03/karamel-cake-menggunakan-happy-call.html.

Hmm sebenarnya kue ini rasanya kurang greget, kurang legit manisnya, it's too flabby  mungkin karena aku pakainya susu cair yah?, dan tentunya belum berpengalaman sahaja, hehehe ^^, next time boleh dicoba lagi dengan bahan yang sesuai petunjuk, yaaa aja-aja fighting!!!

Trial and Error

Hmm blognya lama dianggurin, datang-datang yang dibahas makanan hihihi. Ya belakangan ini memang terobsesi mencoba membuat cemilan sendiri dirumah, bukan apa-apa konon katanya masa kehamilan trimester kedua  memang saat doyan-doyannya makan dan ternyata itu berlaku juga buat saya, wiii gak kerasa yah, perut ini sudah mbul-mbul semakin berat rasanya Hamzahku, dan semoga sehat ya nak ^^.

Weekend, gak ada kerjaan habis sarapan tiba-tiba kepikiran pengen makan kue. Saya coba search di google, cari resep kue yang kira-kira mudah buatnya, gampang dicari bahannya , akhirnya memutuskan buat bolu kukus mekar,  kami tak punya mixer , tak apalah dicoba manual sahaja, dirumah ada whisk ballon semoga saja sedikit membantu. Setelah nyiapain alat dan bahan kami berdua memulai membuat kuenya. Suami kebagian ngocok telur sampai ngembang, ampun deh suaranya ribut bener, dengan sekuat tenaga beliau berupaya mengaduk-aduk telor hingga mengembang, haha mulai dari gaya duduk bersila, jongkok, berdiri, bersila dan jongkok lagi, and finally nyerah juga, okelah tawakkal saja, adonan dikukus dan akhirnya setelah sekian lama menunggu bolu gak "ngakak-ngakak" , jangankan ngakak senyum aja kagak, hiks :((.beginilah penampakannya:





Kue ini masi bisa dimakan, tapi teksturnya jauh dari yang diharapkan, hipotesis awal yang kami simpulkan berdasarkan ilmu pengetahuan dalam membuat bolu kukus mekar yang telah disahkan oleh sang ahli bukan sekedar common sense belaka(halah...'@^@||| ) memang membutuhkan energi pengocokan telor yang cukup besar, jadi menurut kami  kesalahan terletak pada kurang mengembangnya adonan telor, wiii akhrinya suami menawarkan untuk membeli mixer hihihi, Alhamdulillah deh ada hikmahnya gagal hohoho :)).

Friday, January 20, 2012

Psikologi Faal

Hanya ingin sedikit bernostalgia dengan mata kuliah ini, masih ingat sekali dosen yang mengampu mata kuliah ini adalah Ibu Rumiani, beliau sekaligus menjadi dosen pembimbing tugas akhir ku, juga sebagai partner kerja ku ketika kami sedang membantu riset dosen ku yang sedang mengambil s3 di Jerman, beliau itu baik banget loh, soft heart and motherhood. Ah jadi rindu , semoga Alloh selalu melindungi beliau :).

Diawali dengan perkenalan, seperti kata pepatah "Tak kenal maka tak faham" hihi ^^.
Psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: "ψυχή" (Psychē yang berarti jiwa) dan "-λογία" (-logia yang artinya ilmu) sehingga secara etimologis, psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. 
Dan menurut Crow: Psychology is the study of human behavior and human relationship. 
Menurut Sartain : Psychology is the scientific study of the behavior of living organism,with especial attention given to human behavior.
Menurut Richard Mayer (1981): Psikologi merupakan analisis mengenai proses mental dan struktur daya ingat untuk memahami perilaku manusia.

Dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah suatu ilmu yang mempelajari perilaku manusia, yakni interaksi manusia dengan dunia sekitarnya baik dengan manusia lainnya, hewan, kebudayaan dll.
Lalu apakah Faal itu: Faal adalah ilmu yang mempelajari fungsi & aktifitas alat-alat tubuh manusia.

Psikologi faal adalah: Ilmu yang mempelajari perilaku/tingkah laku manusia dalam kaitannya dengan fungsi & aktivitas alat-alat tubuh.

Salah satu alat tubuh kita adalah otak, Otak dalam bahasa inggris adalah encephalon, ia adalah pusat sistem saraf atau istilah kerennya (central nervous system). Otak mengatur sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak juga memiliki tanggungjwab untuk mengatur emosi, ingatan,dan gerakan motorik. 


Karena saya sedang tertarik membahas bayi,bayi dan bayi, maka kita boleh fokuskan pembahasan faal ini mengenai bagaimana perkembangan otak bayi, bagian otak bayi, dan juga fungsinya.  
  • Batang otak: Bayi berumur 4 bulan sudah bisa mengisap jemari (Oral stage, Freud) bernafas dengan tenang, dan jantungnya berdetak secara teratur. Semuanya diatur oleh batang otak. Bagian ini berkembang sejak awal kehamilan, dan berakhir di sumsum tulang belakang. Fungsinya mengatur gerakan-gerakan kecil seperti menelan sari buah, mengemut ibu jari, dan menjejak-jejakkan kaki, dan fungsi dasar seperti bernafas, detak jantung, dan metabolisme. Bagian otak ini juga mengendalikan gerakan bayi yang kian kompleks, seperti meraih mainan atau menjumput sesuatu untuk dimasukkan ke mulut.
  • Sistem Limbik. Mood bayi diatur di sistem limbik –di dalam batang otak. Sistem Limbik berhubungan dengan emosi bayi dan menjadi aktif jika perasaan bayi berubah;perasaan senang, marah, takut, dan berani. Sistem limbik mengalirkan sinyal-sinyal  langsung ke batang otak,  lalu mengendalikan reaksi tubuh sesuai perasaan yang ditimbulkan: jantung berdebar dan lutut lemas ketika takut, air mata menetes dari mata ketika sedih, dan bayi tertawa karena gembira melihat Anda.
  • Syaraf Cermin. Bayi berumur 5 bulan, baginya tidak ada figur yang lebih dikaguminya selain ibunya. Seringkali bayi mengajak bermain.  Ketika Anda tertawa, bayi tertawa.  Ketika Anda berbicara,  bayi juga ikut membuka mulut seolah hendak menjawab. Dan, ketika Anda menggerutu, bayi juga ikut marah!  Yang bertanggung jawab untuk permainan ini adalah sel-sel syaraf  di dalam otak yang disebut Syaraf Cermin. Syaraf Cermin aktif ketika bayi  melihat orang lain melakukan sesuatu. Dengan cara itu, bayi belajar memperhatikan dan meniru.
  • Otak Besar atau Cerebrum. Bayi mulai merayap dan sebentar lagi akan belajar merangkak. Semua itu bisa berhasil berkat otak besar. Di sini “bersembunyi” segala yang kita pelajari dalam perjalanan kehidupan, mulai dari merangkak, berjalan, hingga mengejar kucing. Selanjutnya kemampuan seseorang akan semakin canggih: bisa menyetir mobil, mengunduh internet, dan menyeimbangkan tubuh. Bayi juga akan seperti itu kelak. Kata kuncinya adalah, apa yang telah ia kuasai akan “disimpan” Otak Besar dan akan “dipanggil” lagi bila dibutuhkan sehingga terasa lebih mudah. Bila digabungkan dengan Sistem Limbik, saat bayi menguasai suatu keterampilan baru, biasanya perasaannya akan gembira. 
  • Frontal Lobe. Bayi usia 12 bulan tidak merasa takut ketika diayun di udara oleh ayahnya. Mengapa? Karena, dia tahu bahwa dia dapat mengandalkan ayahnya. Pengalaman-pengalaman bersama ayah selama ini disimpan bayi di dalam  Frontal Lobe, bagian otak yang terletak di otak besar. Di sini tersimpan  data-data menyangkut gambaran tentang diri sendiri, tentang orang lain dan tentang dunia. Inilah bagian otak yang membentuk seseorang menjadi manusia dengan kepribadian masing-masing. Bagian ini dibentuk oleh pengalaman masa kecil.
Artikel terkait:
en.wikipedia.org/wiki/PsychosexAual_development
http://www.psikomedia.com/article/view/Psikologi-Klinis/2302/SEJARAH-PSIKOLOGI-FAAL/
http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Gizi+dan+Kesehatan/otak.bayi.dan.perkembangannya/001/001/2009/68/1
http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/anatomi_tubuh_manusia/bab9_otakdansistemsaraf.pdf

Wednesday, January 18, 2012

Our First Tortila

Alhamdulillah, sekarang aku sudah bisa banyak menelan makanan, setelah  melalui emesis yang cukup membuat badanku jadi lebih langsing :), dan yang paling penting sekarang aku sudah bisa kembali ngubek-ngubek dapur setelah beberapa bulan menyiksa suami ku, hihihi . "Ternyata pekerjaan wanita di dapur itu gak gampang ya" begitulah responnya setelah beberapa bulan menggantikan posisiku ^^.

Tapi ntah kenapa belakangan ini jadi bosan sama yang namanya nasi.Apakah nasi itu? Nasi adalah beras yang telah direbus(ditanak), nasi adalah sumber karbohidrat dan menjadi makanan pokok khususnya bagi sebagaian besar penduduk Asia,(Welehh gak penting amat yak...).

Lalu makan apa? Akhirnya kami memutuskan untuk membuat tortila. Tortila itu makanan Pakistan,akibat pergaulan bebas suami ku haha:)), karena teman-temannya dsini banyak yang dari  Pakistan dan Bangladesh, setiap ada kumpul-kumpul, makanan yang dihidangkan adalah makanan khas negara tersebut. Alhamdulillah, beruntung lidah kami memang mudah menerima aneka makanan :)). Tortila salah satu yang dia suka, tetanggaku orang Bangla  biasa menyebut roti, atau paratha. 

Kenapa harus bikin itu? Pertama karena lagi pengen, kedua karena alat dan bahannya mudah di jangkau baik dari segi harga maupun keberadaan bahan, untuk alatnya kami dapatkan dengan cuma-cuma alias pemberian dan Luqathah a.k.a barang temuan hihihi,oh iya karena untuk membuat adonan ini membutuhkan tenaga yang cukup kuat, maka suami ku yang akan melakukannya, aku bagian foto-foto ^^


Nah, ini bahan dasarnya. Namanya tepung gandum alias tepung terigu murah saja kalau gak salah cuma 1300 KRW 


 Tepung di letakkan di wadah dan kemudian dilarutkan dengan air,garam secukupnya, dan minyak goreng sampai kalis (tidak lengket ditangan dengan tekstur lentur)
Dan jadilah seperti ini, diamkan sekitar 15 menit tutup dengan kain.

Setelah itu adonan di bagi menjadi beberapa bagian dengan bentuk bulatan-bulatan

Adonan di pipihkan, agar tidak lengket siapkan tepung kering(tepung gandum)taburi adonan tersebut, dan lakukan gerakan satu arah seperti diatas

Setelah pipih, panaskan wajan/teflon anti lengket kemudian letakkan adonan, percikkan minyak sedikit dan tunggu hingga berubah warna

Eng ing eengggg.....Jadilah seperti ini, bisa di sajikan dengan kari daging/ayam kentang pedas ^^, atau kalau ada daging asap bisa dibuat kebab, tinggal iris-iris bawang bombay, selada air, beri saos mayo, dan saos sambal ^^



Tuesday, January 17, 2012

Happy Housewife

Happy housewife!benarkah menjadi ibu rumahtangga/nyonya rumahtangga/istri rumahtangga whatever lah apa istilahnya, adalah sesuatu yang menyenangkan? lalu untuk apa dulu aku kuliah, jika kemudian lulus hanya berkutat dengan rumah dan seisinya. Bagi sebagian orang semua itu bukan hal yang istemewa, dan mungkin yang keren adalah ketika wanita duduk sambil mengetik di depan monitor, menjinjing tas, dengan blazer yang elegan, dan sepatu high heel yang membuatnya semakin rupawan. Tidakkah aku punya impian untuk hal itu, di mana seorang istri yang tidak hanya mengandalkan materi dari sang suami, bisa mandiri, terlebih bisa membantu ekonomi keluarga.

Yah, tentu saja aku ingin memiliki penghasilan sendiri, aku ingin membantu suamiku, bukankah boleh-boleh saja, itu merupakan sedekah jika istri ikhlas memberikannya, tetapi bagaimana caranya dapat melakukan hal itu tanpa meninggalkan tugasku dirumah sebagai istri?. Jika diizinkan kelak semua ingin aku kerjakan sendiri,kalaupun ada yang membantu mereka adalah suami dan anak-anakku, aku tidak ingin ada pembantu karena aku adalah wanita pencemburu, aku sungguh tak rela jika suamiku lebih menyukai masakan pembantuku daripada masakanku, aku sungguh tak rela jika anak-anak ku nanti lebih dekat dengan pembantuku daripada aku. Aku sependapat dengan Dr. Muhammad Mahdi Akif bahwasanya wanita hendaknya menjaga perannya yang utama yaitu mendidik anak, menjaga keluarga yang dibangun atas mawaddah dan rahmah, juga tetap menciptakan suasana tenang dan damai dalam rumah tangga

Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal dan Dia menjadikan bagi kamu rumah-rumah dari kulit binatang ternak yang kamu merasa ringan nya di waktu kamu berjalan dan waktu kamu bermukim dan dari bulu domba, bulu unta dan bulu kambing, alat-alat rumah tangga dan perhiasan sampai waktu. (Q.S. An-Nahl: 80)

Lalu apakah rezeki bisa di dapat hanya dengan bekerja diluar, aku sungguh mengagumi seorang istri yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, tanpa harus terpaksa meninggalkan kewajibannya sebagai ibu rumahtangga. Wirausaha, iya itulah cita-cita ku dari SMA dulu. Kelak aku ingin sekali menjadi seperti mereka.Salah satu contoh adalah Khadijah istri Rosululloh, beliau adalah salah satu contoh wanita tangguh, pedagang yang sukses, bukan hanya sukses meraih materi namun meraih derajat sebagai pemimpin wanita-wanita di syurga kelak,karena begitu indah beliau mengatur semua yang Alloh titipkan padanya, hartanya disumbangkan untuk keperluan Islam waktu itu, sungguh wanita ini dikenal karena kedermawanannya.  

Lalu bagaimana jika meneruskan untuk sekolah lagi?  

Someone told to me, "hmm minimal kalau suamimu nanti s3 , kamu harus ambil s2 dong ti",atau "hmm, masak mau kalah sih sama masnya, ayok dong sekolah lagi". Ya, semoga kata-kata itu cukup membuatku termotivasi untuk terus belajar, tetapi menurutku aku menikah  tidak untuk saling bersaing, aku dan suamiku memiliki tanggungjawab masing-masing, aku tidak ingin bersaing dengannya karena sampai kapanpun dia tidak akan bisa menyamai kedudukan ku, begitupula sebaliknya. Lalu apakah aku tidak percaya akan firman Alloh dalam surat Al-Mujadilah ayat 11 yang artinya " Niscaya Alloh akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang yang diberi Ilmu pengetahuan beberapa derajat dan Alloh mengetahui apa yang kamu kerjakan" tentu saja tidak, aku percaya bahwa Alloh mencintai orang yang berilmu, Islam bahkan memerintahkan kita untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya yang kemudian ilmu tersebut dapat berguna bagi orang lain. Seorang ahli Matematika Phytagoras juga berpesan pada kita semua "Wahai anak muda, jika engkau tidak sanggup menahan lelahnya belajar, maka engkau harus menahan pahitnya kebodohan",akupun berusaha tidak ingin menjadi seorang yang aroganis epistemik, karena terlalu cepat puas dengan ilmu yang di peroleh, namun apakah ilmu hanya bisa di dapat di bangku sekolah saja?. Tentu jika kita berpikir seperti itu, tidaklah adil bagi teman-teman kita yang kurang beruntung karena tidak bisa sekolah, maka Alloh menyediakan lahan yang begitu luas untuk belajar.

Sungguh aku menghargai pilihanku untuk menikah muda dan kemudian menagbdikan diriku untuk sepenuhnya menjadi istri rumah tangga, dan inilah jalan yang aku ambil,terlepas dari perasaan bahagia atau tidak, karena semua tindakan memiliki konsekuensi,semua tergantung yang menjalaninya. Manusia hidup tentu tidak lepas dari masalah bukan? untuk mereka yang memutuskan bekerja, kuliah,ataupun yang menikah. Setiap orang memiliki pandangan hidup yang berbeda-beda, cita-cita yang berbeda-beda,jalan rezeki dariNya juga masuk pada pintu yang berbeda-berbeda ^^. Menurutku apa yang ada dan telah kita ambil selagi keputusan itu tidak melanggar aturanNya itulah yang harus kita jaga, mensyukuri adalah tindakan yang paling tepat, semoga kita bisa sama-sama meraih kesuksesan dunia dan akherat^.


Okey kembali ke judul, lalu apakah aku benar-benar bahagia? iya untuk saat ini aku bahagia, dan akan terus berharap selalu bahagia dengan belajar syukur, belajar jd lebih baik. Terlebih aku akan menjadi seorang ibu, Ahhh, trimakasih ya Alloh sungguh aku merasa tidaklah ada alasan untuk tidak bersyukur padaMu, InsyaAlloh di usiaku yang ke 23 tahun nanti akan hadir bayi mungil meramaikan rumahku yang kecil ini, kamarku akan menjadi wangi minyak telon dan bedak bayi favoritku, akan ada lipatan-lipatan pakaian bayi, tangan mungil yang bisa ku genggam. Yakinkan padaku ya Robb bahwa aku pantas untuk menjadi ibunya, bimbinglah kami untuk menjadi orang tua yang solih/solihah, cintailah keluarga kami dan satukan kami di syurgaMu kelak Aamiin :).


I'll waiting you here my dear baby. Wish you're doing fine and in super healthy condition muaccchh :*



Oh iya, bantal ini pemberian dari pasangan suami istri yang gak sengaja ketemu di stasiun kereta ketika pulang dari Silaturahmi Akbar di Kota Daegu,mereka berdua habis mancing katanya(mancing boneka)eh, tau ibuk lagi hamil dikasih deh bantal ini ke ibuk, katanya buat dedeknya nanti hihihi. Nanti kalau udh lahir jangan lupa bilang trimakasi ya dek ^^

Kenapa harus nulis???

Dulu waktu aku kecil dan belum bisa membaca , mamak menyuruhku belanja di warung karena takut aku salah beli, mamak hanya memberi kertas yang ada coretannya dan bilang ke aku" nanti kertasnya kasihkan yang jual yah?". Tulisan disini berfungsi sebagai sarana komunikasi antara mamak saya dan bulek penjual :).

Dulu waktu aku masih kecil, tapi kali ini udh bisa baca , mamak menyuruhku belanja ke warung, pesananya lebih dari 3 barang dan karena takut aku lupa nama barang2 itu, aku juga menulis nama2 barang yang mau dibeli di kertas kecil. Kali ini tulisan bertindak sebagai penyimpan memori.

Aku terkenal anak yang tidak dsiplin dan teledor, sering lupa mengerjakan PR dan akhirnya takut masuk sekolah karena itu mamak menyuruhku untuk mencatat apa yang harus dikerjakan dan menempelkannya didinding kamar.  Kali ini tulisan juga bertindak sebagai penyimpan memori.

Waktu SMP aku sudah tinggal di asrama , jauh dari pengawasan orang tua dan tentunya harus bisa mengatur segala keperluanku sendiri termasuk mengatur pengeluaran. Agar pengeluaran jelas, dan terkontrol aku menuliskan kebutuhanku di sebuah buku tulis. Kali ini tulisan bertindak sebagai pengontrol target,aahh tapi ini tidak berlangsung lama

Kala itu aku ingin belajar menjadi orang yang sistematis, mengerjakan sesuatu sesuai urutan, dan on schedule,  akupun menuliskan pekerjaan /kegiatan apa saja yang harus aku lakukan di sebuah papan putih yang aku cantolkan di dinding kamarku. Sebenarnya kali ini tulisan berguna untuk melatihku belajar komitmen, aahh tapi lagi-lagi untuk yang satu ini aku sering tidak konsisten :(. 


Aku 4 bersaudara, aku adalah anak perempuan satu-satunya, katanya tulisan wanita kebanyakan lebih bagus daripada tulisan pria, tapi ternyata diantara saudara-saudaraku tulisan tangan ku paling jelek , pemilik tulisan terbaik adalah kakaku, hal tersebut aku sadari dan itu karena aku sangat malas menulis, hampir setiap mau ujian aku selalu meminjam catatan teman ku. Ohh sungguh terlalu!, Dengan sering menulis di kertas mungkin itu akan membantu tulisanku menjadi lebih rapi.

Dan sekarang akupun mulai  menyadari bahwa menulis sungguh menyenangkan,terkadang saat jenuh itu tiba, rindu suasana kuliah, kangen rumah, bermain dengan teman-teman, jalan-jalan cari jajanan, setidaknya dengan menulis aku menjadi terhibur meskipun tulisan itu tidak berupa sajak, puisi, prosa karena memang aku tak pandai akan hal tsb. Sementara ini yang aku tau menulis adalah kegiatan yang cukup membantuku untuk mengingat-ingat apa saja yang aku lakukan, menulis juga salah satu alternatif untuk membantu agar telinga suamiku tidak begitu lelah menampung cerita ku yang terlalu banyak, a.k.a ini salah satu terapi untuk membuatku tidak terlalu cerewet hihihi,terlebih waktu yang paling sering kita gunakan untuk bercerita adalah malam hari ketika akan tidur, kadang suamiku sampai terkantuk-kantuk mendengarkan ocehanku.


Aku pernah membaca sebuah buku yang berjudul psikologi kematian(duh serem amat judulnye) tapi isinya bukan cerita horor atau mistis belaka, namun di buku itu salah satunya membahas mengenai bagaimana seseorang ingin dikenang kelak jika ia telah tiada, beberapa perilaku manusia ini ditunjukkan dengan memajang /mengoleksi foto di album,atau di pigura, membuat tulisan, bahkan biografi tentang dirinya. Apakah itu berarti bahwa setiap memiliki kecenderungan untuk mencintai dirinya sendiri? ya, bisa dibilang seperti itu,asal tidak kemudian menjadi narsisme sadistik seperti Adolf Hitler hehe, semua sesuai dengan takarannya menurutku tidak menjadi masalah.  Beberapa pakar psikologi juga menyebutkan bahwa menulis adalah salah satu cara untuk mengatasi masalah seseorang, menjadi salah satu cara untuk refleksi diri, menuangkan inspirasi, dll.