Tuesday, December 18, 2012

Behavior and Breast Milk

Inilah salah satu dari beberapa alasan mengapa ibu memberikan ASI secara penuh untuk buah hatinya. Tidak sengaja membaca sebuah tulisan yang berjudul " Perilaku anak berawal dari ASI" tulisan yang cukup membuat saya semakin termotivasi untuk memberikan ASI secara penuh untuk bayi saya. Dalam tulisan itu mengatakan bahwa  terdapat penelitian  tentang keterkaitan antara asupan air susu ibu dengan perilaku anak . Penelitian ini dilakukan oleh Dr Katherine Hobbs Knutson dari Psikiatri , Rumah Sakit Umum Massachusetts, Boston , Amerika Serikat. hasil penelitian itu menunjukkan  bahwa ASI secara signifikan mempengaruhi perangai anak dimasa depan.

Studi baru dikutip dari HealthDay News ini menyebutkan, seorang ibu yang mencukupi asupan ASI bayinya tidak pernah melaporkan adanya masalah perilaku dan mental anaknya selama lima tahun fase pertumbuhannya. Namun ditemukan anak yang hanya disusui oleh ibunya selama dua bulan berpotensi berperangai kurang baik jika dibandingkan dengan anak yang disusui selama satu tahun, maka dia menyimpulkan bahwa ini merupakan sebuah indikasi jika memberi ASI secara penuh dapat memiliki efek apada anak, studi ini melibatkan 100.000 partisipan dari usia 10 bulan-18 tahun. dalam penelitian ini peneliti melakukan metode wawancara dengan orang tua mengenai pemberian ASI dan perilaku mental anak.

Mengenang kembali materi psikologi perkembangan 4 tahap psikososial anak dari Erikson yang mangatakan bahwa pada usia 0-1 tahun adalah usia dimana anak belajar untuk mempercayai lingkungannya, termasuk orang-orang disekitarnya, di tahap inilah tercipta trust dan mistrust . Menurut dr. Soedjatmiko (spesialis anak) , selama proses menyusui akan terjadi interaksi penuh kasih sayang antara ibu dan buah hatinya. " Bayi merasa aman, nyaman, dan di lindungi sehingga terbentuk attachment basic trust sebagai landasan utama perkembangan emosi yang baik di kemudian hari.

Ditilik kembali dalam salah satu ayat Al-qur'an surat Al Ahqaf ayat 15 yang artinya :

"Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandung dengan susah paya, dan melahirkannya dengan susah paya (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabilah ia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo'a. "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridai, berilah kebaikan kepadaku dengan (memberikan kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri."

Saya melihat ada hubungan antara ayat diatas dengan penelitian dan teori yang dikaji oleh ilmuwan barat, dimana Alloh sudah memerintahkan kepada ummat manusia untuk senantiasa berbuat baik kepada orang tuanya karena pengorbanan orang tua (ibu) mulai dari melahirkan dan menyapihnya. Berbuat baik tentunya adalah memiliki perilaku yang baik sehingga ia dapat bedo'a kepada Alloh , bersyukur, berdoa agar dapat berbuat amal yang solih , meminta kebaikan dan memberikan kebaikan kepada keturunannya, dan menjadi hamba yang beserah diri.

Namun Islam begitu adil,  dalam surat Al Baqaroh dikatakan "menyusui 2 tahun jika sanggup" namun jika ibu merasa terbebani (dalam masalah kesehatan misalnya) maka tidaklah apa-apa jika memang harus menyapih dini.

Al Baqaroh :233 yang artinya:  

"Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan." (Al-Baqarah: 233).

(cttn: terdapat perbedaan antara 30 bulan dan 24 bulan karena masa kehamilan yang paling sedikit adalah enam bulan dan bahwa mungkin saja dalam tempo secepat itu terlahir seorang bayi 24+6 bulan=30 bulan).

Tulisan ini  bermaksud untuk lebih memotivasi kita (wanita /ibu) untuk bisa mengupayakan pemberian ASI yang cukup untuk anak-anak kita, sebagai seorang muslim menggunakan pedoman Al qur'an (2 tahun) namun jika berhalangan tidak mengapa, karena untuk membentuk perilaku yang baik tidak hanya diukur dari salah satu sisi (ASI). Semoga Alloh senantiasa menuntun  setiap perasaan, pikiran dan perbuatan kita Aamiin .

Allohu'alam  ^^

Artikel terkait :
http://nutriclub.co.id/new_mum/breastmilk_breastfeeding/benefits/article/Breastmilk_miracles
http://mamacerdas.com/perilaku-anak-berawal-dari-asi/


No comments:

Post a Comment