Monday, March 5, 2012

Welcome Spring, Welcome My Hamzah (InsyaaAlloh)^^

Hmm ngomong-ngomong soal musim semi, aku juga belum merasakannya, katanya sih "spring is paradise season" yah semoga saja setidaknya winter telah usai dan pengeluaran ku setiap bulan bisa normal kembali, (hoofftt $_$ duitt lagi masalahnya hehe )eh, tapi bener aku sangat bersyukur bisa melewati musim dingin ini, Alhamdulillah tubuh juga tidak banyak protes, dan salah satu kabar gembira lagi musim semi tiba artinya buah strawberry harganya murah meriah (lah duit lagi $_$ kakaka) kata suamiku biasanya kalau musim semi ada strawberry party di kampusnya. Aku lagi doyan-doyannya makan buah ini selain bagus buat ku tentu saja bagus untuk bayiku :), hmm harganya masih agak tinggi sih 4500 krw dapat satu kotak yah lumayan untuk 3 atau 4 hari cukup, so yesterday I was prepared a simple breakfast , jelly mix fresh milk, cooking syrup and pieces of strawberry 
Wiii kok jadi makanan lagi ^^ hihihi, tetapi aku bahagia bukan hanya karena stroberi murah, bukan juga persoalan tagihan bulanan yang kembali normal, suhu yang semakin membaik, dan panorama yang indah karena sepanjang jalan akan melihat bunga-bunga bermekaran, tetapi yang membuat ku lebih bahagia, musim semi tiba yang artinya buah hatiku akan lahir kedunia , InsyaaAlloh dokter memperkirakan sikecil lahir pada pertengahan bulan Mei, wow amazingreat,  Alhamdulillah ya Robb, semoga aku tidak hanya bisa berkata "Alhamdulillah" tetapi rasa syukur ini dapat diwujudkan dengan perubahan yang lebih baik pada diriku,  betapa aku merasa Engkau begitu mencintaiku, namun aku yang masih harus banyak belajar untuk bisa menyempurnakan cintaku padaMu, yah tentu saja cinta yang abadi, tak terganti oleh apapun dan siapapun juga, itu juga merupakan nasihat suamiku, beliau bilang" manusia akan merugi jika mencintai siapapun dan apapun melebihi cintanya pada Alloh Subhanahu Wa Ta'ala"Mengutip dari EraMuslim (Siroh tematik) "Meskipun kita saling mencintai, namun kita masih membutuhkan cinta Ilahi. Meskipun kasih sayang diantara kita begitu besar, tapi kita masih tetap membutuhkan kasih dan sayang-Nya. Karena sesungguhnya, cinta kita dan kasih sayang diantara kita bersumber dari mata air cinta-Nya. Sehingga, jika kita tidak terus menjaga sumber mata air cinta-Nya, maka selamanya cinta kita hanya bermakna kebersamaan saja. Tidak lebih. Menjadi suami atau istri adalah peran kedua kita. Sedangkan ‘ubudiyah (menghambakan diri pada Allah) adalah peran utama kita dalam hidup ini. Mari kita mainkan peran ini bersama-sama. Dalam ridha-Nya kita bertemu. Dan dengan keta’atan kepada-Nya kita isi “diary” cinta kita. Aamiin semoga kita bisa bersama-sama mewujudkannya, mencintai karenaNya ^^ 

No comments:

Post a Comment