Alhamdulillah, sekarang aku sudah bisa banyak menelan makanan, setelah melalui emesis yang cukup membuat badanku jadi lebih langsing :), dan yang paling penting sekarang aku sudah bisa kembali ngubek-ngubek dapur setelah beberapa bulan menyiksa suami ku, hihihi . "Ternyata pekerjaan wanita di dapur itu gak gampang ya" begitulah responnya setelah beberapa bulan menggantikan posisiku ^^.
Tapi ntah kenapa belakangan ini jadi bosan sama yang namanya nasi.Apakah nasi itu? Nasi adalah beras yang telah direbus(ditanak), nasi adalah sumber karbohidrat dan menjadi makanan pokok khususnya bagi sebagaian besar penduduk Asia,(Welehh gak penting amat yak...).
Lalu makan apa? Akhirnya kami memutuskan untuk membuat tortila. Tortila itu makanan Pakistan,akibat pergaulan bebas suami ku haha:)), karena teman-temannya dsini banyak yang dari Pakistan dan Bangladesh, setiap ada kumpul-kumpul, makanan yang dihidangkan adalah makanan khas negara tersebut. Alhamdulillah, beruntung lidah kami memang mudah menerima aneka makanan :)). Tortila salah satu yang dia suka, tetanggaku orang Bangla biasa menyebut roti, atau paratha.
Kenapa harus bikin itu? Pertama karena lagi pengen, kedua karena alat dan bahannya mudah di jangkau baik dari segi harga maupun keberadaan bahan, untuk alatnya kami dapatkan dengan cuma-cuma alias pemberian dan Luqathah a.k.a barang temuan hihihi,oh iya karena untuk membuat adonan ini membutuhkan tenaga yang cukup kuat, maka suami ku yang akan melakukannya, aku bagian foto-foto ^^
Kenapa harus bikin itu? Pertama karena lagi pengen, kedua karena alat dan bahannya mudah di jangkau baik dari segi harga maupun keberadaan bahan, untuk alatnya kami dapatkan dengan cuma-cuma alias pemberian dan Luqathah a.k.a barang temuan hihihi,oh iya karena untuk membuat adonan ini membutuhkan tenaga yang cukup kuat, maka suami ku yang akan melakukannya, aku bagian foto-foto ^^
Nah, ini bahan dasarnya. Namanya tepung gandum alias tepung terigu murah saja kalau gak salah cuma 1300 KRW
Tepung di letakkan di wadah dan kemudian dilarutkan dengan air,garam secukupnya, dan minyak goreng sampai kalis (tidak lengket ditangan dengan tekstur lentur)
Dan jadilah seperti ini, diamkan sekitar 15 menit tutup dengan kain.
Setelah itu adonan di bagi menjadi beberapa bagian dengan bentuk bulatan-bulatan
Adonan di pipihkan, agar tidak lengket siapkan tepung kering(tepung gandum)taburi adonan tersebut, dan lakukan gerakan satu arah seperti diatas
Setelah pipih, panaskan wajan/teflon anti lengket kemudian letakkan adonan, percikkan minyak sedikit dan tunggu hingga berubah warna
Eng ing eengggg.....Jadilah seperti ini, bisa di sajikan dengan kari daging/ayam kentang pedas ^^, atau kalau ada daging asap bisa dibuat kebab, tinggal iris-iris bawang bombay, selada air, beri saos mayo, dan saos sambal ^^
No comments:
Post a Comment